Kepraktisan



Kekencangan sambungan pipa tembaga sangat kuat, sehingga lebih praktis. Karena ada banyak jenis pipa di pasaran, fitting antarmuka sebagian besar adalah pipa tembaga. Meskipun beberapa bagian pipa dapat dibuat tanpa fitting tembaga, harus ada fitting tembaga di antarmuka dengan keran. Namun, jika fitting pipa tembaga dihubungkan ke pipa lain, sifat fisik dan mekanis dari ekspansi dan kontraksi termal sangat berbeda karena bahan pipa dan fitting yang berbeda, dan kekencangan sambungan secara alami akan mengalami tantangan tambahan. Oleh karena itu, sambungan antara pipa tembaga dan fitting tembaga akan sangat meningkatkan kekencangan.
Aplikasi
Penggunaan pipa tembaga jauh lebih luas daripada penggunaan besi murni. Setiap tahun, 50% tembaga dimurnikan secara elektrolitik menjadi tembaga murni untuk digunakan dalam industri listrik. Tembaga yang disebutkan di sini harus sangat murni, dengan kandungan tembaga lebih dari 99,95%. Sejumlah kecil pengotor, terutama fosfor, arsenik, aluminium, dll., akan sangat mengurangi konduktivitas tembaga. Kandungan oksigen dalam tembaga (sejumlah kecil oksigen mudah tercampur selama peleburan tembaga) memiliki pengaruh besar pada konduktivitas. Tembaga yang digunakan dalam industri listrik umumnya harus berupa tembaga bebas oksigen. Selain itu, pengotor seperti timbal, antimon, dan bismut akan mencegah kristal tembaga saling bergabung, menyebabkan kerapuhan panas dan memengaruhi pemrosesan tembaga murni. Jenis tembaga murni dengan kemurnian tinggi ini umumnya dimurnikan dengan elektrolisis: tembaga tidak murni (yaitu tembaga mentah) digunakan sebagai anoda, tembaga murni digunakan sebagai katoda, dan larutan tembaga sulfat digunakan sebagai elektrolit. Saat arus mengalir, tembaga yang tidak murni pada anoda mencair secara bertahap, dan tembaga murni mengendap secara bertahap pada katoda. Tembaga yang dimurnikan dengan cara ini dapat mencapai kemurnian 99,99%. Tembaga merah merupakan jenis tembaga yang relatif murni, yang secara umum dapat dianggap sebagai tembaga murni. Tembaga merah memiliki konduktivitas dan plastisitas yang baik, tetapi kekuatan dan kekerasannya buruk.







