Kekuatan suhu rendah yang tinggi.


Umumnya digunakan dalam pembuatan peralatan penukar panas (seperti kondensor, dll.). Juga digunakan untuk merakit pipa suhu rendah dalam peralatan produksi oksigen. Tabung tembaga dengan diameter kecil sering digunakan untuk mengangkut cairan bertekanan (seperti sistem pelumasan, sistem tekanan oli, dll.) dan sebagai pengukur tekanan untuk instrumen.
Tabung tembaga memiliki karakteristik kuat dan tahan korosi, dan telah menjadi pilihan pertama bagi kontraktor modern untuk memasang pipa air, pipa pemanas dan pendingin di semua rumah hunian komersial.
1. Tembaga ekonomis. Karena pipa tembaga mudah diproses dan disambung, pipa tembaga dapat menghemat bahan dan biaya total selama pemasangan, stabilitas dan keandalan, serta dapat menghemat perawatan.
2. Tembaga ringan. Untuk pipa berulir internal dengan diameter dalam yang sama, pipa tembaga tidak memerlukan ketebalan logam besi. Saat dipasang, pipa tembaga memiliki biaya transportasi yang lebih rendah, perawatan yang lebih mudah, dan memakan lebih sedikit ruang.
3. Tembaga dapat berubah bentuk. Karena pipa tembaga dapat ditekuk dan berubah bentuk, pipa tembaga sering kali dapat dibuat menjadi siku dan sambungan, dan lengkungan yang halus memungkinkan pipa tembaga ditekuk pada sudut mana pun.
4. Tembaga mudah disambung.
5. Tembaga aman. Tidak bocor, tidak terbakar, tidak mengandung gas beracun, dan tahan korosi.
Pipa tembaga keras, tidak mudah berkarat, dan tahan terhadap suhu dan tekanan tinggi, serta dapat digunakan di berbagai lingkungan. Sebagai perbandingan, kekurangan banyak pipa lainnya terlihat jelas. Misalnya, pipa baja galvanis, yang sering digunakan di bangunan tempat tinggal di masa lalu, sangat mudah berkarat. Setelah beberapa saat digunakan, masalah seperti air keran menguning dan aliran air berkurang akan terjadi. Beberapa material akan cepat mengurangi kekuatannya pada suhu tinggi, yang akan menyebabkan bahaya yang tidak aman saat digunakan untuk pipa air panas. Titik leleh tembaga setinggi 1083 derajat Celcius, dan suhu sistem air panas dapat diabaikan untuk pipa tembaga. Para arkeolog telah menemukan pipa air tembaga yang berasal dari 4.500 tahun yang lalu di piramida Mesir, yang masih dapat digunakan hingga saat ini.







